Nabi ﷺ membuat perumpamaan untuk orang-orang yang menjaga batasan Allah, lurus di atas perintah Allah, mengajak pada yang makruf dan mencegah kemungkaran, dan permisalan untuk orang-orang yang terjerumus ke dalam batasan Allah, meninggalkan yang makruf dan melanggar yang mungkar serta hal itu berdampak pada keselamatan masyarakat, seperti suatu kaum yang menaiki sebuah kapal lalu berundi siapa yang menempati tingkat atas kapal dan yang menempati tingkat bawahnya. Lantas sebagian mendapatkan bagian atas dan sebagian lainnya mendapatkan bagian bawah. Orang-orang yang mendapatkan bagian bawah, ketika hendak mengambil air harus melewati orang-orang di atas mereka. Orang-orang di bawah mengatakan, "Sekiranya kita membuat lubang di tempat kita di bawah ini untuk mengambil air, supaya kita tidak menggangu orang di atas kita." Apabila mereka dibiarkan melakukan hal itu oleh orang-orang di atas, niscaya kapal itu akan tenggelam bersama mereka semua. Namun, jika mereka mencegahnya melakukan hal itu, maka dua kelompok tersebut akan selamat semuanya.