Nabi -'alaihi aṣ-ṣalātu wa as-salām- memberitahukan bahwa tidaklah Allah mengutus seorang Nabi dan mengangkat seorang khalifah melainkan dia mempunyai dua orang kepercayaan: satu orang kepercayaan yang baik, yang menyuruh dan mendorongnya kepada kebaikan, dan satu orang kepercayaan yang jahat, yang menunjukkan dan menyuruhnya kepada keburukan. Orang yang dijaga dari pengaruh orang kepercayaan yang jahat adalah orang yang dijaga oleh Allah -Ta'ālā-.