Nabi Muhammad ﷺ menerangkan bahwa tidaklah seorang muslim menutup aib saudaranya sesama muslim dalam suatu urusan kecuali Allah ﷻ akan menutupi aibnya kelak di hari Kiamat karena balasan semisal dengan perbuatan. Penutupan aibnya oleh Allah ini ialah dengan menutupi kekurangan dan kemaksiatannya, yaitu tidak menyiarkannya kepada penduduk Mahsyar dan bisa juga dengan tidak menghisab dan menyebutnya.