Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya orang yang paling rendah tempatnya di surga adalah orang yang Allah berfirman kepadanya, 'Berangan-anganlah!' Lantas dia berangan-angan dan terus berangan-angan.' Allah berfirman kepadanya, 'Apakah engkau sudah berangan-angan?' Dia menjawab, 'Ya.' Maka Allah berfirman kepadanya, 'Sungguh, bagimu semua yang engkau angan-angankan dan tambahan yang semisal dengannya.'" Sahih - HR. Muslim
explain-icon

Uraian

Nabi ﷺ mengabarkan, kedudukan dan derajat yang paling rendah bagi orang yang masuk surga ialah dikatakan kepadanya: Berangan-anganlah! Maka ia pun berangan-angan semaunya, hingga ia tidak lagi memiliki suatu angan-angan kecuali ia sebutkan. Lalu ditanyakan kepadanya: Apakah engkau telah berangan-angan? Ia menjawab: Ya. Dikatakan kepadanya: Bagimu semua yang engkau angan-angankan dan tambahan semisalnya.

explain-icon

Faidah dari Hadis

  • 1- Bervariasinya kedudukan penghuni surga.
  • 2- Menjelaskan besarnya kebaikan Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā-.
  • 3- Nikmat surga tidak terbatas pada hal tertentu, tetapi di dalamnya seorang mukmin akan mendapatkan semua yang ia angankan dan inginkan sebagai wujud karunia, kemurahan, dan kebaikan dari Allah.