Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memberikan perumpamaan dengan gambaran yang sangat buruk agar (pendengarnya) jera dari meminta/menarik kembali hadiah. Jadi orang yang mengambil kembali hadiah, laksana anjing yang muntah lalu menjilat kembali muntahnya kemudian memakannya. Hal ini menjadi dalil buruknya perbuatan dan hina serta rendahnya orang yang melakukannya.