Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan, ketika turun pada Rasulullah ﷺ firman Allah Ta'ala: Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, agar Allah memberikan ampunan kepadamu (Muhammad) atas dosamu yang lalu dan yang akan datang, serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan menunjukimu ke jalan yang lurus, dan agar Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak). Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Milik Allahlah tentara langit dan bumi dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana. Agar Dia masukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan agar Dia menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar." (QS. Al-Fatḥ: 1-5) Waktu itu adalah saat beliau pulang dari Hudaibiyah, sementara para sahabat digeluti rasa sedih dan susah karena mereka dihalangi menunaikan umrah lantaran perjanjian yang beliau sepakati dan prasangka mereka bahwa itu tidak membawa kebaikan untuk umat Islam, serta mereka pun telah melakukan penyembelihan hewan kurban di Hudaibiyah. Maka beliau ﷺ bersabda: Telah diturunkan kepadaku sebuah ayat yang lebih aku sukai daripada dunia semuanya. Kemudian beliau membacanya.