Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menegaskan bahwa jika saf tidak lurus dan rata, niscaya Allah akan menimpakan perselisihan di antara orang-orang yang safnya bengkok lalu tidak meluruskannya. Hal ini terjadi ketika seseorang maju dari sebagian yang lain dalam saf dan membiarkan ada ruang kosong di antara mereka. Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengajari para sahabatnya dengan ucapan dan membinanya dengan perbuatan, hingga beliau meluruskan mereka dengan tangannya sampai beliau menduga bahwa mereka sudah tahu dan paham. Dalam salah satu salatnya, beliau melihat seorang lelaki membusungkan dadanya di saf di antara para sahabatnya, beliau pun marah dan bersabda, "Hendaknya kalian meluruskan saf-saf kalian atau Allah akan menimpakan perselisihan di antara kalian."