Hadis ini menjelaskan besarnya urusan pemerintahan. Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berdoa bahwa barangsiapa membawahi sedikit saja dari urusan manusia, lalu ia menyusahkan mereka, maka Allah akan memperlakukannya seperti itu juga. Dan barangsiapa memperlakukan manusia dengan adil, objektif, kasih-sayang, dan lemah-lembut, maka Dia akan membalasnya. Balasan itu sesuai dengan jenis amalnya.