Jabir bin Abdillah -raḍiyallāhu 'anhumā- menukil dari Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- beberapa adab makan, di antaranya bahwa ketika seseorang telah selesai makan, hendaknya ia menjilat jari-jarinya dan piringnya. Yakni, mengusapnya hingga tidak tersisa bekas makanan. Sebab, kalian tidak tahu di makanan yang manakah terdapat berkah. Dan di antara adab makan lainnya, jika satu suapan makanan seseorang jatuh ke tanah, hendaknya ia tidak membiarkannya. Sebab, setan itu ikut hadir bersama manusia dalam setiap urusannya lalu mengambil suapan itu. Hanya saja ia tidak mengambilnya dalam keadaan kita melihatnya karena hal ini bagian dari gaib yang tidak bisa kita saksikan. Kita mengetahuinya dari berita orang yang jujur dan terpercaya Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bahwa setan mengambilnya dan memakannya. Meskipun secara alam nyata suapan itu ada di hadapan kita, namun secara gaib dimakan oleh setan. Ini termasuk perkara-perkara gaib yang wajib kita percayai.