Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah memimpin salat jenazah terahadap seorang muslim. Kemudian beliau berdoa yang maknanya, “Ya Allah! Sesungguhnya si fulan bin fulan berada dalam jaminan, penjagaan dan permohonan ampunan-Mu; maka teguhkanlah ia dalam pertanyaan ujian dalam kubur, dan selamatkanlah ia dari siksa neraka, karena sesungguhnya Engkau tak pernah mengingkari janji. Engkaulah Pemilik kebenaran. Ya Allah! Ampunilah dan rahmatilah dia, sesungguhnya Engkau memiliki ampunan yang berlimpah untuk kesalahan dan dosa, dan rahmat-Mu sangat banyak dengan menerima ketaatan dan melipatgandakan kebaikan.”