Jika Allah -Ta'ālā- menghendaki seorang hamba-Nya meninggal di bumi (negeri) tertentu, padahal dia bukan penduduk negeri itu, maka Dia menjadikan orang itu mempunyai keperluan ke negeri tersebut. Jika dia pergi untuk melakukan keperluannya di negeri itu, Allah -Ta'ālā- pun mencabut nyawanya. Apa yang ditakdirkan dan dituliskan oleh Allah -'Azza wa Jalla- pasti akan terjadi seperti yang ditakdirkan-Nya. Ini termasuk iman kepada qadā` dan qadar.