Ibnu Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan pada kita bahwa seorang rahib yahudi (rabi) datang pada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Ia menyebutkan pada beliau bahwa dalam kitab-kitab mereka mendapati bahwa Allah Yang Maha suci di hari kiamat kelak meletakkan langit-langit di satu jari, bumi-bumi di satu jari, pepohonan di satu jari dan debu di satu jari. Dalam riwayat lain: Air di satu jari dan makhluk-makhluk lainnya di satu jari dari jari-jari-Nya -Jallā wa 'Alā- yang berjumlah lima, sebagaimana disebutkan dalam riwayat-riwayat yang sahih, namun tentunya tidak seperti jari-jari makhluk. Dia mempertontonkan sedikit dari kekuasaan dan keagungan-Nya, lalu Dia menggoyang-goyang makhluk-makhluk itu dan menyerukan adanya kerajaan-Nya yang hakiki, kesempurnaan pengaturan-Nya yang tanpa batas dan sifat uluhiyah-Nya yang benar. Lalu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tertawa hingga gigi-gigi geraham beliau terlihat karena membenarkan ucapan rahib itu. Kemudian beliau membaca, "Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat."