Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menjelaskan bahwa kondisinya bersama umatnya seperti keadaan seorang lelaki di padang pasir. Dia menyalakan api lalu belalang-belalang dan laron jatuh di dalamnya karena inilah kebiasaan laron, belalang-belalang dan serangga-serangga kecil, apabila ada manusia yang menyalakan api di tanah lapang, ia mendatangi cahaya itu. Beliau bersabda, "Sesungguhnya aku mencegah kalian jatuh ke dalam api itu, tetapi kalian melepaskan diri dari tanganku yaitu dengan menentang Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan meninggalkan Sunnahnya."