Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- membaca surah At-Tīn di rakaat pertama salat Isya karena beliau sedang dalam perjalanan. Dalam perjalanan itu sendiri hendaklah memperhatikan keringanan dan kemudahan karena kesulitan dan kepayahannya. Meskipun Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sedang dalam perjalanan, tetapi beliau tidak meninggalkan hal yang dapat membangkitkan kekhusyukan dan kehadiran hati saat menyimak Al-Qur'ān. Yaitu memperindah suara bacaan (Al-Qur'ān) dalam salat.