Dahulunya orang-orang (para sahabat) ketika singgah di satu tempat saat dalam perjalanan, mereka berpencar di berbagai jalan gunung dan lembah-lembah. Lantas Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memberitahu mereka bahwa berpencarnya mereka ini adalah dari perbuatan setan; untuk menakut-nakuti para wali Allah dan menggerakkan musuh-musuh-Nya. Setelah itu, setiap kali mereka singgah di satu tempat, mereka pun berdekatan satu dengan lainnya hingga seandainya ada kain yang dibentangkan kepada mereka, tentu cukup karena begitu rapatnya kedekatan mereka.