Tatkala Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pulang dari perang Ḥunain yaitu sebuah lembah di antara Makkah dan Thaif, dan saat itu beliau bersama Jubair bin Muṭ’im -raḍiyallāhu 'anhu-, lalu orang-orang memepet beliau untuk meminta bagian ganimah (harta rampasan perang) hingga mereka mendesak beliau ke pohon Samurah –yaitu salah satu pohon berduri di perkampungan badui-, lalu serban beliau tersangkut di durinya, lalu orang-orang badui merebutnya. Lantas Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Berikan serbanku, andaikan aku memiliki binatang ternak seperti unta, sapi, dan kambing sebanyak duri pohon ini- pohon itu adalah pohon yang banyak durinya- sungguh aku akan membagikannya kepada kalian." Kemudian beliau bersabda, "Dan jika kalian ingin mengujiku niscaya kalian tidak akan mendapatiku sebagai orang pelit, pendusta, dan tidak pula pengecut."