Seorang lelaki datang kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan meminta beliau untuk menjadikannya pegawai di salah satu jabatan sebagaimana orang lain yang telah beliau angkat. Lantas Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memberitahunya suatu hal, yaitu bahwa hendaklah ia dan para sahabatnya bersabar terhadap suatu kezaliman dan aniaya yang akan mereka dapati dari para penguasa di masa datang. Para penguasa itu memonopoli harta benda dan kekayaan tanpa (memberikan hak) rakyatnya. Beliau memerintahkan mereka bersabar sampai mereka mendatangi telaga Nabi -'alaihissalām-.