Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengisyaratkan bahwa mimpi baik adalah mubasy-syirāt. Dan itu merupakan peninggalan kenabian yang masih tersisa setelah wahyu terputus. Tidak ada lagi yang tersisa untuk mengetahui apa yang akan terjadi kecuali mimpi yang baik.