Dalam hadis ini Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memperingatkan dan melarang mendoakan keburukan untuk anak dan harta, karena doa itu kedudukannya agung. Boleh jadi Allah berlakukan atas hamba-Nya (apa yang dia minta -edit) jika dia berdoa pada saat dikabulkan sehingga kecelakaan akan menimpa dirinya dan apa yang terkait dengannya berupa anak dan hartanya.