Usamah bin Zaid -raḍiyallāhu 'anhumā- membonceng di belakang Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dari Arafah ke Muzdalifah. Dia adalah orang yang paling tahu tentang langkah jalan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Lantas ia ditanya mengenai sifat jalan beliau. Ia menjawab, "Beliau berjalan pertengahan, yaitu berjalan dengan santai dan ringannya saat orang-orang berjejalan agar tidak mengganggu. Jika beliau menemukan celah lapang tanpa ada seorang manusia pun, maka beliau menggerakkan kendaraannya lalu berjalan dengan sedikit cepat karena tidak adanya gangguan dalam berjalan cepat saat itu."