Nabi Muhammad ﷺ pernah ditanya apa hak istri atas suaminya? Maka Nabi ﷺ menyebutkan beberapa hal, di antaranya: Pertama: Jangan mengkhususkan makanan untuk diri sendiri tanpa memberikannya untuk istrinya, melainkan engkau memberinya makan ketika engkau makan. Kedua: Jangan mengkhususkan diri dengan pakaian, melainkan engkau memberinya pakaian ketika engkau memakai pakaian dan ketika engkau memiliki rezeki dan kemampuan. Ketiga: Jangan engkau dia pukul kecuali ada penyebab dan keperluan. Ketika suami merasa perlu untuk memukulnya sebagai bentuk bimbingan atau karena ia meninggalkan sebagian kewajiban, maka harus dengan pukulan yang tidak keras. Demikian juga tidak dibolehkan memukul wajah karena wajah adalah bagian terpenting dan paling terlihat serta berisikan bagian-bagian mulia dan organ lembut. Keempat: Jangan mencelanya atau mengatakan, "semoga Allah menjelekkan mukamu." Engkau tidak boleh menjelekkan muka atau bagian lain dari badannya, karena Allah Ta'ala yang membentuk wajah dan badan manusia serta menyempurnakan segala sesuatu yang Dia ciptakan. Mencela bentuk ciptaan berpulang ke celaan terhadap Pencipta. Kita berlindung kepada Allah. Kelima: Tidak memboikotnya kecuali di tempat tidur, tidak meninggalkannya ataupun mengalihkannya ke rumah lain. Bisa jadi hal tersebut adalah boikot yang biasa terjadi antara suami istri.