Dalam hadis ini, Allah -Ta'ālā- menjadikan rida-Nya bagian dari keridaan kedua orang tua, dan kemurkaan-Nya bagian dari kemurkaan keduanya. Siapa yang membuat keduanya rida, maka dia telah menjadikan Allah -Ta'ālā- rida. Siapa yang membuat keduanya murka, maka dia telah membuat Allah -Ta'ālā- murka.