Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan kepada orang-orang musafir untuk mengangkat salah seorang dari mereka sebagai pemimpin mereka. Hendaknya yang dipilih adalah orang yang paling utama dan paling cerdas gagasannya agar bisa mengatur urusan mereka. Sebab, jika mereka tidak mengangkat seseorang sebagai pemimpin, maka urusan mereka menjadi kacau-balau.