Hadis ini menjelaskan bahwa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- senantiasa melakukan sujud sebagai bentuk syukur kepada Allah setiap beliau mendapatkan sesuatu yang menyenangkannya, di antaranya adalah peristiwa yang terjadi dengan Ali -raḍiyallāhu 'anhu- ketika Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengutusnya ke negeri Yaman untuk menyeru penduduknya kepada Islam setelah mereka enggan untuk memeluk Islam atas seruan Khālid bin Walīd -raḍiyallāhu 'anhu-. Ketika Ali -raḍiyallāhu 'anhu- menyeru mereka, seluruh kabilah Hamdān masuk Islam, kemudian ia menulis surat tentang keislaman mereka kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, lalu beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melakukan sujud sebagai bentuk syukur kepada Allah -Ta’ālā-.