Seorang lelaki datang kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- untuk bertanya mengenai sedekah paling utama. Beliau bersabda kepada orang itu, "Kamu bersedekah pada saat badanmu sehat, jiwamu kikir, saat takut menjadi fakir jika usiamu panjang dan saat berangan-angan kaya. Janganlah engkau mengakhirkan sedekah hingga ketika kematian datang kepadamu dan engkau tahu bahwa engkau akan meninggalkan dunia, engkau katakan bahwa untuk si fulan sekian dari harta yang didapat sebagai sedekah atau wasiat. Untuk si fulan harta sekian sebagai sedekah atau wasiat. Padahal harta itu sudah menjadi milik orang lain yang mewarisimu.