Pada waktu perang Ahzab berlangsung dan kaum Quraisy beserta kabilah lainnya datang ke Madinah untuk memerangi kaum Muslimin, serta Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- telah menggali khandaq (parit), maka sampailah berita kepada kaum Muslimin bahwa Bani Quraiẓah dari kalangan Yahudi mengkhianati perjanjian yang disepakati antara mereka dan kaum Muslimin, lalu mereka bersekutu dengan kaum Quraisy untuk memerangi kaum Muslimin. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pun bersabda, “Siapa yang dapat memberitahukan kepadaku kabar tentang Bani Quraiẓah?” Lalu Az-Zubair bin Awwam berkata, “Saya akan datang kepada engkau dengan membawa kabar tentang mereka.” Kemudian beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- kembali bertanya, “Siapa yang dapat memberitahukan kepadaku kabar tentang Bani Quraiẓah?” Lalu Az-Zubair berkata, “Saya.” Lalu pada saat itu Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, “Sesungguhnya setiap Nabi itu memiliki penolong yang setia, dan penolong setiaku adalah Az-Zubair."