Hadis ini merupakan dalil keutamaan zikir dengan redaksi ini, karena di dalamnya terkandung makna tasbih, pengagungan dan pemuliaan terhadap Allah Jalla wa 'Alā dan karena di dalamnya terkandung pujian kepada Allah atas perbuatannya yang tidak ada daya, gerak dan kemampuan bagi seorang hamba selain tunduk atas kehendak-Nya. Tidak ada daya untuk menolak keburukan dan kekuatan untuk mendatangkan kebaikan, kecuali dengan bantuan Allah Jalla wa 'Alā. Kalimat-kalimat dengan makna yang agung ini adalah yang akan kekal dampak dan manfaatnya bagi seorang mukmin setelah kematiannya.