Allah -Subḥānahu wa Ta’ālā- takjub terhadap orang-orang yang ditarik untuk masuk ke Surga dengan menggunakan rantai. Mereka adalah orang kafir yang ditawan oleh kaum Muslimin dalam jihad, kemudian mereka masuk Islam, sehingga penawanan ini menyebabkan mereka masuk Islam dan masuk Surga. Hadis kedua dianggap sebagai tafsir dan penjelasan dari hadis mauqūf yang pertama. Dalam aṡar Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- para penawan tersebut disifati bahwa mereka adalah sebaik-baik manusia bagi manusia lainnya karena mereka telah menjadi sebab jalan hidayah bagi para tawanan. Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- memulai perkataannya dengan ayat Al-Qur`ān karena ini adalah salah satu tanda di antara tanda-tanda keutamaan umat ini.