Hadis mulia ini menjelaskan bahwa apabila seorang muazin salah terkait waktu azan, hendaknya dia memberitahu kesalahannya kepada orang-orang. Sebab, Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyuruh Bilal ketika salah (azan) untuk berseru kepada orang-orang, "Ketahuilah bahwa seorang hamba telah tidur (lupa)."