Hadis mulia ini menjelaskan bahwa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- pernah salat mengimami manusia dalam keadaan beliau menggendong Umāmah binti Abil-‘Āṣ yang juga merupakan anak putri beliau Zainab -raḍiyallāhu 'anhumā-. Pada saat rukuk dan sujud beliau meletakkannya (di tanah), lalu apabila bangkit beliau menggendongnya lagi dan demikian seterusnya. Hal ini menunjukkan bahwa tidak mengapa menggendong anak-anak dalam keadaan salat.