Sesungguhnya kalangan suku al-Asy’ary –mereka adalah suku dari sahabat Abu Musa -raḍiyallāhu 'anhu- jika jumlah makanan mereka sedikit atau mereka berada dalam pertempuran untuk berjihad fî sabîlillâh, mereka akan mengumpulkan makanan mereka lalu membaginya secara sama rata di antara mereka. Karena itu, mereka berhak untuk dinisbatkan kepada Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dengan (sebuah) penisbahan kemuliaan dan cinta, dan beliau ‘Alaihissalām pun merupakan bagian dari mereka dalam melaksanakan akhlak yang agung ini, yaitu (sifat) mendahulukan orang lain dan berkomitmen dalam ketaatan.