Dalam hadis ini Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyebutkan bahwa ketika beliau dinaikkan ke langit pada malam Isrā` dan Mi'rāj, beliau melewati Jibril yang tengah bersama para malaikat yang dekat kedudukannya dengan Allah. Beliau melihat Jibril dengan kondisi layaknya pakaian lusuh lagi tipis karena besarnya rasa takutnya kepada Allah -'Azzā wa Jallā-. Ini menunjukan keutamaan ilmu Jibril -'alaihis-salām- terhadap Allah -Ta'ālā- karena siapa yang lebih tahu tentang Allah maka ia lebih takut kepada-Nya.