Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- menceritakan bahwa dia tidak pernah merasa cemburu kepada para istri Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- kecuali kepada Khadijah, padahal Khadijah sendiri wafat sebelum Aisyah diperistri Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Setiap kali Rasulullah menyembelih kambing pasti beliau menyuruh mengirimkan sebagiannya kepada teman-teman Khadijah. Suatu hari Aisyah pernah membuat marah Rasulullah dan mengemukakan keberatannya karena beliau sering meyebut Khadijah. Maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memberitahukan kepadanya bahwa Allah telah menganugerahi beliau cinta terhadap Khadijah.