Hadis ini memberikan pelajaran bahwa Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memiliki lima nama, yaitu: Muhammad, Ahmad, Al-Māḥī; yang dengan perantara beliau Allah melenyapkan kekafiran dan penganutnya, Al-Ḥāsyir; yang akan dibangkitkan pada hari Kiamat sebelum seluruh manusia, dan Al-'Āqib; yang tidak ada lagi nabi setelahnya. Sehingga beliau adalah nabi terakhir dan penutup para nabi. Namun ini bukan berarti bahwa beliau -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tidak memiliki nama selain nama-nama yang lima ini. Beliau masih memiliki nama-nama lainnya sebagaimana yang ada dalam hadis-hadis yang sahih; seperti Al-Muqaffī, Nabi Ar-Raḥmah, Nabi At-Taubah, dan lain sebagainya.